27 Juli 2022

Danramil 412-01/TBT Kapten Inf Jauhari Sambut Kunker Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi.

 


Tubaba- Dandim 0412/LU yang diwakili oleh Danramil 412-01/TBT Kapten Inf Jauhari Sambut Kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi beserta rombongan di Kab. Tuba Barat, dalam rangka Implementasi Elektronik Kartu Petani Berjaya (E-KPB) Terintegrasi dengan Smart Village bertempat di Pasar Tradisional Modern Pulung,Tiyuh/Desa Pulung Kencana Kec. Tuba Tengah Kab. Tuba Barat. Pada 26/07/2022


Sambutan/ucapan selamat datang sekaligus laporan oleh Pejabat Bupati Tuba Barat Dr. Zaidirina Wardoyo, S.E.,M.Si mengatakan, Bapak Gubernur, izinkan Kami untukmenyampaikan laporan terkait kegiatan Implementasi Kartu Petani Berjaya (e-KPB) terintegrasi dengan Smart Village di Kabupaten Tulang Bawang Barat pada hari ini. Yang Pertama adalah dasar pelaksanaan, yaitu Peraturan Gubernur Lampung No. 9 Tahun 2020 tentang Kartu Petani Berjaya.


Adapun tujuan kegiatan hari ini adalah Sinkronisasi dan integrasi Program Kartu Petani Berjaya dengan Program Smart Village. Kemudian dapat kami sampaikan capaian program-program di Tulang Bawang Barat sebagai berikut, tentang Kartu Bertani Berjaya. Dapat dilaporkan jumlah petani Kabupaten Tulang bawang Barat pada tahun 2022 yang sudah teregister sebagai anggota Kartu Petani Berjaya adalah sebanyak 26.139 (dua puluh enam ribu seratus tiga puluh sembilan) NIK. 


Kemudian Smart Village, Dapat kami sampaikan bahwa Tubaba kini terdiri dari 93 tiyuh Definitif, 7 tiyuh persiapan dan 3 Kelurahan yang berada di 9 Kecamatan. Untuk 7 tiyuh persiapan 6 tiyuh telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Tim Penataan Desa Pusat dan sedang dalam proses penerbitan Kode Desa oleh Kemendagri. Kemudian, dapat Kami laporkan, berdasarkan Kepmendes PDT No. 80 Tahun 2022 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, di tahun ini dari 93 tiyuh di Tubaba,1 tiyuh berstatus Mandiri, 28 tiyuh berstatus Maju dan 64 tiyuh berstatus berkembang"ujarnya,".


Selanjutnya, Tubaba Menanam. Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, Tubaba memiliki Program "Keluarga Nenemo Mandiri Pangan" yang fokus terhadap pemanfaatan 3K (Kolam, kandang dan kebun). Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kami memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui sosialisasi dan pendampingan agar pekarangan di setiap rumah pada tiyuh-tiyuh yang ada di Tubaba bisa dimanfaatkan dengan cara menanam pekarangan dan kebun masyarakat dengan berbagai macam tanaman sayur-mayur dan umbi-umbian. 


Dan Kemudian, Infrastruktur Jalan. Selanjutnya, ucapan terima kasih yang tak terhingga Kami ucapkan kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan perhatian lebih pada infrastruktur, terutama jalan di Kabupaten Tubaba. Telah lebih dari 113 miliar rupiah digelontorkan Pemerintah Provinsi Lampung untuk preservasi dan rekonstruksi jalan serta rehabilitasi jembatan di Tulang Bawang Barat. Terutama pada ruas-ruas yang menjadi exit tol di Tubaba.


Selanjutnya, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kami sampaikan bahwasanya Tulang Bawang Barat ini lumbungnya ternak. Populasi hewan ternak paling banyak, didominasi oleh ternak sapi sebanyak 26.644 (dua puluh enam ribu enam ratus empat puluh empat) ekor dan kambing sebanyak 89.864 (delapan puluh sembilan ribu delapan ratus enam puluh empat) ekor.


Vaksinasi PMK Tahap I Kabupaten Tulang Bawang Barat mendapatkan sebanyak 3000 dosis dan sudah direalisasikan sebanyak 100 persen. Vaksinasi PMK Tahap II Kami

mendapatkan sebanyak 4000 dosis dan sampai dengan hari ini sudah terealisasikan sebanyak 1.300 dosis. Hingga hari ini, ternak Tubaba dapat kami nyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).


Pengarahan Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi menjelaskan, Saya mengapresiasi kepada Pejabat Bupati Tulang Bawang Barat atas terselenggaranya acara ini yang merupakan bukti bahwa Program Kartu Petani Berjaya ( KPB ) dan program Smart Village telah dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Visi Provinsi Lampung adalah : "Rakyat Lampung Berjaya" dengan salah satu program unggulan untuk mendorong kesejahteraan petani adalah Program Kartu Petani Berjaya yang telah dilaksanakan mulai tahun 2020.


Saya menginisiasi Program KPB dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui kemudahan sarana produksi pembinaan perolehan pertanian,akses permodalan, manajemen usaha, penanganan panen dan pasca panen serta pemasaran hasil usaha pertanian.


Dalam pelaksanaannya, Program KPB berbasis teknologi informasi. Selain itu, Program KPB juga memberikan jaminan sosial seperti asuransi petani lansia dan asuransi usaha serta beasiswa bagi anak petani anggota KPB yang berprestasi pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Bandar Lampung. Progres pelaksanaan Program KPB hingga saat ini yaitu Transaksi penebusan pupuk, Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB, Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi ( AUTP ), Asuransi Usaha Tani Sapi / Kerbau, Asuransi Petani Lansia 1.176 Petani, Asuransi BPJS Ketenaga kerjaan 1000, Asuransi Nelayan Berjaya, Pemberian Beasiswa bagi 100 Mahasiswa Unila, 122 Mahasiswa Polinela dan 186 Mahasiswa UBL.


Pelaksanaan Program Kartu Petani Berjaya telah mendapat berbagai apresiasi dari Pemerintah Pusat . Hal ini terbukti Lampung berhasil meraih Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021, juga mendapat Piagam Daerah Penghargaan Pembangunan 2021. Selain itu juga mendapat Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 yang diserahkan Wakil Presiden RI sebagai Provinsi terbaik dalam Peningkatan Produksi Padi Tahun 2019-2020."sebut Gubernur,".


Saat ini, dari 2.435 desa terdapat 1.028 desa yang telah menggunakan sistem Smart Village dalam pengembangan program Smart e - Samdes Village telah diimplementasi ( elektronik samsat desa ) yang tersebar di 13 Kabupaten se - Provinsi Lampung, termasuk Tulang Bawang Barat yang di operasionalisasinya dilaksanakan oleh BUMDES (Badan Usaha Milik Desa).


Sebagai informasi, pada bulan Mei 2022 yang lalu telah dilaksanakan pemilihan kepala pekon serentak di Kabupaten Pringsewu secara e-Voting. E-voting ini juga merupakan salah satu implementasi dari program Smart Village Provinsi Lampung dan merupakan salah satu bentuk inovasi dalam memanfaatkan data yang ada di pekon dengan basis NIK dan KTP elektronik . 


Saya mengharapkan, kolaborasi cerdas yang dilakukan di Kabupaten Tulang Bawang Barat ini, dapat diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota lainnya untuk percepatan implementasi Program KPB berkolaborasi dengan Program Smart Village. Pada kesempatan hari ini, sekaligus dialokasikan bantuan untuk Kabupaten Tulang Bawang Barat di sektor Tanaman pangan, Peternakan, Perkebunan, Sosial, Pendidikan, Kesehatan, UMKM, dan sektor lainnya , sebagaimana telah saya serahkan secara simbolis dan kita saksikan bersama. Teriring harapan semoga bantuan tersebut dapat bermanfaaat bagi masyarakat di Tulang Bawang Barat"tandas Gubernur,".


Tampak hadir pada Kunker Gubernur tersebut antara lain para Forkopimda Kab. Tubaba beserta Jajaran Pemda, TNI/Polri Poktan dan para tamu undangan lainnya serta Warga Masyarakat, dan dilanjutkan dengan Implementasi Elektronik Kartu Petani Berjaya (E-KPB) Terintegrasi dengan Smart Village.#frl.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.