Tulang Bawang Tengah - Dandim 0412/LU yang diwakili oleh Danrami 412-05/TBU Kapten Inf M. Latif hadiri pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) melalui zoom meeting dengan Kementerian Dalam Negeri dalam rangka Pembahasan Langkah Kongkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2023.
Bertempat di Ruang Kantor Asisten I Pemkab Tulang Bawang Barat Jln. Tuan Rio Sanak Tiyuh (Desa) Panaragan komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kab. Tulang Bawang Barat Kec. Tulang Bawang Tengah Kab. Tulang Bawang Barat pada Senin, 20/02/2023. Pukul 08.00 Wib.
Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten 1 Pemkab Tulang Bawang Barat Dra. Bayana.M.Si., Dandim 0412/LU, diwakili Oleh Danrami 412-05/TBU Kapten Inf. M. Latif, Kepala Bulog KCP Menggala Fahmi, Para Ka.OPD Pemkab Tulang Bawang Barat.
Sambutan dan Penyampaian serta Paparan Kemendagri Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian. M.A mengatakan, Pada Rakor hari Ini kita lakukan Pembahasan Langkah Kongkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2023 Tentunya untuk Efesiensi Mengintensifkan komunikasi kebijakan kenaikan tarif untuk menjaga ekspektasi inflasi masyarakat dan memastikan tidak berdampak pada kenaikan harga komoditas terutama pada bahan pokok dan tentunya Kenaikan Administered Prices (AP) yang kewenangannya ada di Pemerintah Kabupaten/Kota dapat didiskusikan melalui TPID.
Bapak Presiden menyampaikan kepada saya bahwa mengucapkan terimakasih kepada seluruh pemerintah daerah Kota/Kabupaten yang bersama-sama dapat menjaga kestabilan daripada harga-harga dalam menekan inflasi dan tentunya ini adalah suatu kerja sama yang baik yang harus kita jaga secara terus menerus.
BPS setiap Kabupaten Kota sudah mengambil sampel inflasi setiap daerah yang disebut angka proksi. Dan bisa diketahui daerah mana yang terjadi kenaikan dan penurunan, dan itu kita umumkan setiap Minggu. Oleh karenanya diharapkan setiap Kepala Daerah baik Provinsi dan Kabupaten Kota dapat konsisten mengendalikan inflasi dan Untuk Minggu ini Inflasi terendah terdapat dibeberapa daerah, diantaranya Bangka Belitung dan Merauke.
Selain itu untuk Inflasi yang tertinggi diantaranya di Kota Bukit Tinggi, dan Kabupaten Banyumas dan Rapat ini tidak diberikan pertanyaan tetapi menerima informasi dari stakeholder kepada kementerian untuk mencari solusi-solusi agar menekan Inflasi tidak naik dan mewaspadai komoditas apa dan daerah mana yang dianggap beresiko dalam kenaikan inflasi.Ungkap Kemendagri".
Selain itu, dilanjutkan Paparan, Penyampaian oleh Deputi Bidang Statistik Retribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Dr.Habibullah dan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian terkait Data-data Komoditas Pangan yang berisiko dan di waspadai, kemudian juga Penyampaian dan Paparan Oleh Koorsahli Panglima TNI Mayjend TNI Haryanto. acara berakhir hingga pukul 10.00 wib. #red.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.