21 April 2024

Babinsa Kopka Parno Optimis, Panen Jagung tuai hasil Melimpah.

 

Lampung Utara- Peduli Terhadap Perkembangan Pertanian di Wilayah, Babinsa Koramil 412-09/Abung Selatan Kodim 0412/Lampung Utara, melalui Kopral Kepala Parno Dampingi Bapak Suryanto selaku Petani Jagung saat Panen di mulai.

Menurut Babinsa Kopka Parno, Kegiatan Panen di bidang pertanian yaitu Jagung, sudah masuk pada Usia masa Panen. bertempat di Lahan Desa Abung Jayo Kec. Abung Selatan Kab. Lampung Utara Sabtu, 20/04/2024 Pagi.

Bagi sebagian petani, budidaya Tanaman Jagung menjadi Prospek yang sangat menguntungkan. Hal ini ditentukan dengan permintaan Jagung yang tidak pernah surut."Ungkap Babinsa Parno".

Selain dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan Komoditas pokok pasar, Jagung juga memiliki potensi untuk diolah dengan berbagai olahan yang memiliki nilai jual tinggi maupun untuk pakan Ternak.

Membudidayakan tanaman Jagung, memiliki jangkauan pasar yang luas dan akan terus dibutuhkan sebagai bahan pokok kebutuhan untuk berbagai macam olahan, seperti nasi jagung.

Selain itu, Jelas Babinsa Kopka Parno, tujuan dari pendampingan ini adalah agar para petani tetap semangat dan Termotivasi, walau harga turun, dengan kehadiran ini diharapkan dapat meringankan pekerjaan petani yang nantinya dapat menunjang Perekonomian.

“Dengan turut membantu petani saat Menanam, Perawatan hingga Masa Panen, diharapkan petani selalu semangat, serta rajin dalam mengolah lahan pertanian, sehingga hasil panen akan lebih meningkat. "ungkap Kopka Parno".

Ungkapan terimakasih Pun disampaikan Bapak Suryanto, Alhamdulillah hari ini kita Panen Jagung bersama tenaga kerja. Kami sangat berterima kasih juga kepada pak Babinsa Parno, yang selama ini hadir terus mendampingi kami, mulai dari saat Penanaman, Perawatan hingga masuk masa Panen.

Kita semua, dengan membawa semangat dan diiringi Doa, semoga panen kai ini menuai hasil yang melimpah, walaupun dengan harga jual mengalami penurunan.

Diketahui harga kisaran Rp. 2.500/Kilo. kami berharap ada solusi Kenaikan harga dari pengepul (tengkulak), sehingga harga jual kembali Stabil seperti dahulu hingga mencapai Rp.4.300/Kilo. "Ujarnya".#red.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.