13 Mei 2020

mendampingi pembuatan Rambat Beton Desa Sukamaju Serda Muzaini Babinsa Koramil 412-11/Absem


Kerjasama Babinsa Srd Muzaini

Lampung Utara. Babinsa Desa Sukamaju Serda Muzaini melaksanakan kegiatan pendampingan Pengecoran Rabat Beton bersama Tim PPKT (Program Padat Karya Tunai) di jalan Dusun Sumberingin Desa Sukamaju Kec. Abung Semuli Kab. Lampung Utara. Turut hadir dalam acara tersebut : Bpk Rizal Juanara Pj Kades, Serda Muzaini Babinsa Desa Sukamaju, Briptu Reza Babinkantibmas Desa Sukamaju dan Tim PPKT Desa Sukamaju.

Dalam acara tersebut Pj kades Bpk Rizal menjelaskan bahwa Rambat Beton yang dibangun dengan panjang 80 M dan lebar 2 M serta ketebalan 15 Cm. Adapun pembangunan jalan tersebut memberdayakan warga masyarakat Dusun Sumberingin dengan menggunakan anggaran desa, pungkasnya.

Serda Muzaini Babinsa Desa Sukamaju menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bapak Rizal Pj. Kades yang telah melaksanakan Program Padat Karya Tunai jalan di Dusun Sumberingin ini. Kepada seluruh warga masyarakat Dusun Sumberingin agar membantu pelaksanaan program pemerintah ini dengan cara bergotong royong sehingga pembangunan jalan ini cepat selesai serta bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat, ujarnya.

Serda Muzaini Babinsa Koramil 412-11/Ab.Sem mendampingi pembuatan Rambat Beton Desa Sukamaju.


Serda Muzaini 
Babinsa Teladan 412-11/Abung Semuli

Serda Muzaini Babinsa Koramil 412-11/Ab.Sem mendampingi pembuatan Rambat Beton Desa Sukamaju.

Lampung Utara. Babinsa Desa Sukamaju Serda Muzaini melaksanakan kegiatan pendampingan Pengecoran Rabat Beton bersama Tim PPKT (Program Padat Karya Tunai) di jalan Dusun Sumberingin Desa Sukamaju Kec. Abung Semuli Kab. Lampung Utara. Turut hadir dalam acara tersebut : Bpk Rizal Juanara Pj Kades, Serda Muzaini Babinsa Desa Sukamaju, Briptu Reza Babinkantibmas Desa Sukamaju dan Tim PPKT Desa Sukamaju.

Dalam acara tersebut Pj kades Bpk Rizal menjelaskan bahwa Rambat Beton yang dibangun dengan panjang 80 M dan lebar 2 M serta ketebalan 15 Cm. Adapun pembangunan jalan tersebut memberdayakan warga masyarakat Dusun Sumberingin dengan menggunakan anggaran desa, pungkasnya.

Serda Muzaini Babinsa Desa Sukamaju menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bapak Rizal Pj. Kades yang telah melaksanakan Program Padat Karya Tunai jalan di Dusun Sumberingin ini. Kepada seluruh warga masyarakat Dusun Sumberingin agar membantu pelaksanaan program pemerintah ini dengan cara bergotong royong sehingga pembangunan jalan ini cepat selesai serta bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat, ujarnya.

12 Mei 2020

Contoh Soal Pertanyaan Dan Materi Seputar Tes Mental Ideologi TNI Polri



Contoh Soal Pertanyaan Dan Materi Seputar Tes Mental Ideologi TNI Polri
Admin 12 Mei 2020

GEDUNGTIGAPERS Untuk menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ataupun Polisi, setiap peserta akan menghadapi serangkaian tahapan tes yang sangat ketat.

Bagi kamu calon prajurit TNI dan Polri baik itu tamtama, bintara maupun taruna, serangkaian tahapan tes akan kamu hadapi bila ingin menjadi seorang prajurit TNI atau Polri.

Beberapa tahapan tes yang akan kamu hadapi diiantaranya adalah tes administrasi, kesehatan, psikologi, jasmani, postur, Mental Ideologi, dan pantukhir.

Nah, salah satu tes wajib yang akan dihadapi oleh setiap peserta calon prajurit TNI adalah Tes Mental Ideologi. Lalu, apa itu Tes Mental Ideologi itu?

Bukan hanya untuk tes TNI maupun Polri, beberapa pertanyaan mental ideologi ini juga memungkinkan untuk keluar sebagai soal dan pertanyaan pada tes wawasan kebangsaan seleksi CPNS mendatang.

MENTAL IDEOLOGI

Mental Ideologi adalah tahapan tes yang bertujuan untuk menilai dan mengukur mental serta untuk mengetahui wawasan kebangsaan yang dimiliki setiap peserta calon prajurit TNI.

Umumnya, Tes Mental Ideologi terbagi dua yakni Tes Mental Idelogi tertulis dan wawancara.

Sebelum memulai dan menghadapi tes Mental Ideologi, ada baiknya mempersiapkan diri semaksimal mungkin dan memperhatikan hal hal berikut ini.

Tips Menghadapi Tes Mental Ideologi

1. Senantiasa untuk selalu memperhatikan kerapian dan kebersihan seragam yang digunakan.
2. Menjaga kebersihan dan kerapian rambut
3. Biasakan menjawab pertanyaan dengan suara lantang dan tegas
4. Hindari gugup saat menjawab pertanyaan.
5. Jangan melakukan segala sesuatu tanpa adanya perintah (contoh : duduklah saat diperintah oleh tester)
6. Jaga pandangan agar senantiasa tajam dan fokus
7. Hindari menjawab pertanyaan dengan cara berbelit-belit
8. Jangan ada gerakan tambahan saat menjawab pertanyaan dari tester (seperti memainkan jari dan kaki)
9. Ketika kamu diajak bercanda usahakan jangan terpancing untuk bercanda. Tetap pertahankan sikap siap dan suara lantang mu.
10. Duduk dengan posisi siap namun jangan terlalu tegang

Kemudian, materi yang akan diuji pada tes Mental Ideologi tentu saja yang mencakup tentang wawasan kebangsaan seperti UUD dan seputar Pancasila.

Contoh materi dan soal pertanyaan yang selalu keluar saat tes Mental Ideologi.

A. Materi Seputar TNI/Polri
1. Sudah berapa kali kamu mendaftar TNI/Polri?
2. Apa tujuan kamu Mendaftar TNI/Polri?
3. Apakah kamu mempunyai saudara di lingkungan TNI/Polri?

B. Materi Seputar Agama
1. Apa agama yang kamu anut/yakini?
2. Ada berapa agama yang diakui di Indonesia dan apa saja kitab serta tempat ibadahnya? Sebutkan.
3. Sebutkan rukun islam (bagi islam)
4. Sebutkan rukun iman (bagi islam)
5. Apakah kamu bisa baca Al-Qur’an (bagi islam) atau kitab sucimu?

C. Materi Seputar Kepedulian Dengan Sesama
1. Jika kamu beragama islam, apa yang kamu lakukan jika keluarga, teman atau tetanggamu yang beragama lain (Non Muslim) sedang mengalami musibah (meninggal)? Jelaskan alasannya.
2. Jika kamu beragama islam dan temanmu yang beragama lain sedang merayakan hari besarnya. Jika kamu diundang, apakah kamu akan datang dan ikut merayakannya? Jelaskan alasannya
3. Jika kamu beragama islam dan teman atau pacar mu beragama lain, apakah kamu membiarkan nya memeluk agamanya atau mengajaknya untuk memeluk agamamu? Jelaskan alasannya.

D. Materi Seputar Pancasila dan Komunis
1. Apa dasar negara Indonesia?
2. Apa lambang negara Indonesia?
3. Apa itu Pancasila?
4. Terdiri dari berapa Sila dalam Pancasila ? sebutkan
5. Apa itu UUD 1945?
6. Terdiri dari berapa alenia UUD 1945?
7. Coba sebut dan bacakan Pembukaan UUD 1945!
8. Apa pendapatmu tentang di lakukan nya amandemen pada batang tubuh UUD 1945? Jelaskan alasannya
9. Apa itu Komunisme?
10. Siapa pencetus Komunisme?
11. Apa yang kamu ketahui tentang PKI?
12. Mengapa PKI dilarang di Indonesia?
13. Berapa kali pemberontakan yang dilakukan PKI di indonesia?
14. Bagaimana pendapatmu jika TAP MPRS no. XXV/MPRS/1966 di cabut? Jelaskan alasannya.
15. Apa itu pahlawan revolusi dan sebutkan siapa saja pahlawan revolusi itu?

Mungkin, itulah gambaran mengenai materi dan pertanyaan serta soal seputar tes Mental Ideologi ketika mendaftar sebagai prajurit TNI maupun Polri. Soal dan pertanyaan ini juga berpeluang besar untuk diuji pada tes wawasan kebangsaan CPNS. (Faril)

Inilah Perbedaan Grup 1, Grup 2, dan Grup 3 Kopassus


Kopassus

Inilah Perbedaan Grup 1, Grup 2, dan Grup 3 Kopassus
Admin Mei 12, 2020

GEDUNGTIGAPERS- Komando Pasukan Khusus atau yang biasa disingkat Kopassus merupakan bagian dari Komando Tempur Utama (KOTAMA) yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Prajurit Kopassus dibekali dengan kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Prajurit Kopassus dapat dengan mudah untuk dikenali. Menggunakan baret merah serta seragam loreng darah mengalir merupakan ciri khas prajurit Kopassus. Pasukan Kopassus sering juga disebut sebagai Korps baret merah.

Dalam operasi militer perang (OMP) Kopassus bertugas melancarkan serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, maupun Operasi Inteligen Khusus.

Selain itu, Kopasus juga dapat diterjunkan dalam operasi militer selain perang bertugas sebagai bantuan kemanusiaan, operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan, perbantuan terhadap kepolisian atau pemerintah, SAR Khusus, serta Pengamanan VVIP.

Umumnya, Prajurit Kopassus berbeda dengan prajurit reguler lainnya yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Para prajurit yang tergabung dalam Kopassus sering dilibatkan untuk menjalankan misi-misi khusus.

Untuk membedakan Kopassus dengan pasukan reguler lainnya, satuan setingkat brigade di dalam Kopassus diberi nama dengan Grup. Di dalam Kopassus terdapat tiga grup yakni :

Grup 1/Para Komando berlokasi di Serang, Banten.
Grup 2/Para Komando berlokasi di Kartasura, Jawa Tengah.
Grup 3/Sandhi Yudha berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur. serta,
Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) berlokasi di Batujajar Bandung.
Satuan Penanggulangan Teror 81 Kopassus berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur.

Karena berbeda dengan satuan pada umumnya, setiap grup di Kopassus dipimpin seorang perwira berpangkat Kolonel. Sedangkan dibawahnya terdapat sebuah Batalyon yang dipimpin oleh seorang perwira berpangkat Letnan Kolonel.

Baca Juga : Beginilah Kerasnya Pendidikan Menjadi Prajurit Kopassus

Kemudian, di dalam Batalyon terdapat istilah Detasemen, Tim, Unit, atau Satuan Tugas Khusus, yang dipimpin oleh perwira berpangkat Letnan sampai Mayor.

Lalu, tahukah kamu perbedaan dari Grup 1, Grup 2, dan Grup 3 pada Kopassus?

Perbedaan Grup 1, Grup 2, Grup 3 KOPASSUS

Grup 1 dan Grup 2 pada Kopassus memiliki kualifikasi yang sama, yaitu Para Komando atau yang disingkat Parako.

Dalam penugasannya, Prajurit Kopassus yang memiliki kualifikasi Parako dapat diterjunkan dimana saja mulai operasi Lintas Udara (Linud) hingga penyerbuan amfibi dari laut.

Grup 1 Kopassus dibentuk pada 23 Maret 1963. Grup I Kopassus bermarkas di Serang, Banten dengan komandan pertamanya Mayor Benny Moerdani.

Grup I Kopassus terdiri dari empat batalyon tempur, yakni :

1. Batalyon 11/Atulo Sena Baladhika.
2. Batalyon 12/Asabha Sena Baladhika.
3. Batalyon 13/Thikkaviro Sena Baladhika dan
4. Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladhika.

Sementara itu, Grup 2 Kopassus dibentuk pada tahun 1962. Grup ini bermarkas di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Grup II Kopassus terdiri dari tiga batalyon tempur, yakni :

1. Batalyon 21/Bhirawa Yudha.
2. Batalyon 22/Manggala Yudha.
3. Batalyon 23/Dhanuja Yudha.

Berbeda dengan dua grup sebelumnya, Grup 3 Kopassus memiliki penambahan spesialisasi, yakni di bidang intelijen. Hal itu dapat dengan mudah dilihat dari belakang nama satuan, Sandi Yudha.

Satuan ini memiliki spesifikasi tugas perang rahasia di antaranya intelijen tempur kontra pemberontakan. Grup ini bermarkas di Mako Cijantung, Jakarta Timur.

Grup III Kopassus terdiri dari tiga batalyon, yakni:

1. Batalyon 31/Eka Sandhi Yudha Utama
2. Batalyon 32/Apta Sandhi Prayudha Utama
3. Batalyon 33/Wira Sandhi Yudha Sakti

Untuk menjadi prajurit Grup III Kopassus Tidaklah mudah. setiap calon prajurit wajib menjalani seleksi yang sangat ketat, mulai dari calon prajurit yang masih pendidikan hingga personel yang sudah bertugas aktif di kesatuan tetapi memiliki bakat intelijen yang akan dilatih lagi. Sumber koranmiliter #(Faril)