24 September 2021

Danramil 412-10/TJR Kapten Inf Soroto Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 di Tanjung Raja.


[Lampung Utara, Tanjung Raja].

Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Massal Koramil 412-10/TJR berkolaborasi dengan Puskesmas Kec. Tanjung raja dengan Sasaran Siswa/Murid SMAN 1/Tanjung Raja. Jum'at, 24/09/2021.


Penyuntikan Jenis Vaksin yang akan disalurkan kepada Siswa SMAN 1/TJR merupakan Vaksin Jenis Sinovak. Vaksinasi Massal Covid-19 ini bertujuan untuk Mensukseskan Program Pemerintah untuk Siswa/Siswi yang berada di daerah Sekolah setempat.


Target Sasaran yang akan ditusukkan Vaksin jenis Sinovac tahap ke 1 ini. berjumlah 110 Vial untuk target 220 orang. Diketahui Siswa/Siswi yang Sudah Mendaftar 230 orang, dinyatakan selesai Tervaksin 220 orang. sementara Vaksinator yang ikut tergabung dalam kegiatan tersebut berkekuatan 10 orang tenaga Kesehatan.


Kegiatan Vaksinasi Massal Covid-19 untuk Siswa/Siswi SMAN 1/TJR turut melibatkan Unsur Aparatur Kecamatan yang dihadiri juga oleh Pamangku Kepentingan seperti Kapuskes Tanjung Raja, Danramil 412-10/ Kapten Inf Suroto, Kapolsek Tanjung Raja Iptu Mardiyanto, Kepala sekolah SMAN-1 Tanjung Raja, Seluruh Babinsa Tanjung Raja yang ikut tergabung langsung dalam kawalan Ketat Vaksinasi Massal tersebut.


Kita tau beberapa Dekade terakhir serangan Mematiakan Virus Corana ini Sudah menyebabkan banyak Kamatian. yang membuat masyarakat jadi Isolasi Mandiri diberbagai tempat.


Vaksinasi Massal Covid-19 Tahap Pertama ini merupakan Akselerasi untuk mencegah dan Meningkatkan sistem Kekebalan tubuh (Imunitas) terhadap Manusia serta untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat. 

Alhamdulillah Corona di Kab. Lampung Utara sudah menjadi Zona Kuning yang sebelumnya berkategori Zona Merah. mudah²an Covid-19 ini Cepat berlalu sampai dinyatakan Aman dan Bebas Covid-19.#Frl.
 

Korban Keganasan Sajam, Babinsa lihat Kondisi Korban.

 


[Lampung Utara, Hulu Sungkai].
Babinsa Koramil 412-06/ Sungkai Utara Serda Eko Hadi S. bersama Anggota Polsek Sungkai Utara melaksanakan Pengecekan Korban a.n. Ladoni yang terkena Pembacokan yang diduga terjadi di Kebon Karet miliknya di Desa Tanjung Harapan Kamis, 23/09/2021.

Diketahui Identitas Korban bernama  Ladoni  50 tahun, bekerja sebagai Petani dengan beralamatkan Dusun Tanjung miring Desa Tanjung Harapan Kec Hulu Sungkai Kab Lampung Utara. Mayat tersebut ditemukan oleh Istrinya sendiri yang bernama Suryani.

Atas laporan dari Warga setempat Babinsa dan Anggota Polsek bergegas mengecek Keapsahan terjadinya Pembacokan Korban  yang sudah tergeletak dikebun karet. istri Korban Ladoni yang Histeris melihat Kejadian ini.

Pada awalnya Korban dan istrinya berangkat dari pagi ke kebun untuk menyemprot Rumput yang ada di kebun karet Miliknya. sekira Pukul 12.00 Wib istrinya pulang ke rumah miliknya pada saat diperjalanan istri korban melihat orang pakai baju warna Ungu  yang belum diketahui siapa sebenarnya yang melintas kearah kebun Karet dan singkong milik Korban.

Sampai Pukul 14.00 Wib Korban a.n. Ladoni tersebut belum juga pulang Kerumahnya, sehingga istri Korban menyusul Korban ke Kebun Karet dan istri korbanpun sontak  Histeris  melihat suaminya sudah tergeletak dan tidak bernyawa lagi dengan luka Bacok di leher Korban.

Kejadian yang menimpa Keluarga Ladoni diduga Korban menegur pelaku Pembacokan yang tidak terima mengambil daun Singkong Miliknya Korban. Saat ini Korban sementara di bawa ke Poskesmas Negara Ratu akan di adakan otopsi. Untuk permasalahan ini sudah di tangani oleh Polsek Sungkai Utara.#red.




Tak terima Teguran, Pelaku Tebas Leher Korban, Babinsa Cek TKP.

 


[Lampung Utara, Hulu Sungkai].

Babinsa Koramil 412-06/ Sungkai Utara Serda Eko Hadi S. bersama Anggota Polsek Sungkai Utara melaksanakan Pengecekan Korban a.n. Ladoni yang terkena Pembacokan yang diduga terjadi di Kebon Karet miliknya di Desa Tanjung Harapan Kamis, 23/09/2021.


Diketahui Identitas Korban bernama Ladoni 50 tahun, bekerja sebagai Petani dengan beralamatkan Dusun Tanjung miring Desa Tanjung Harapan Kec Hulu Sungkai Kab Lampung Utara. Mayat tersebut ditemukan oleh Istrinya sendiri yang bernama Suryani.


Atas laporan dari Warga setempat Babinsa dan Anggota Polsek bergegas mengecek Keapsahan terjadinya Pembacokan Korban yang sudah tergeletak dikebun karet. istri Korban Ladoni yang Histeris melihat Kejadian ini.


Pada awalnya Korban dan istrinya berangkat dari pagi ke kebun untuk menyemprot Rumput yang ada di kebun karet Miliknya. sekira Pukul 12.00 Wib istrinya pulang ke rumah miliknya pada saat diperjalanan istri korban melihat orang pakai baju warna Ungu yang belum diketahui siapa sebenarnya yang melintas kearah kebun Karet dan singkong milik Korban.


Sampai Pukul 14.00 Wib Korban a.n. Ladoni tersebut belum juga pulang Kerumahnya, sehingga istri Korban menyusul Korban ke Kebun Karet dan istri korbanpun sontak Histeris melihat suaminya sudah tergeletak dan tidak bernyawa lagi dengan luka Bacok di leher Korban.


Kejadian yang menimpa Keluarga Ladoni diduga Korban menegur pelaku Pembacokan yang tidak terima mengambil daun Singkong Miliknya Korban. Saat ini Korban sementara di bawa ke Poskesmas Negara Ratu akan di adakan otopsi. Untuk permasalahan ini sudah di tangani oleh Polsek Sungkai Utara.#red.

Babinsa Cek Korban Keganasan Pembacokan di Kebon Karet.

 


[Lampung Utara, Hulu Sungkai].
Babinsa Koramil 412-06/ Sungkai Utara Serda Eko Hadi S. bersama Anggota Polsek Sungkai Utara melaksanakan Pengecekan Korban a.n. Ladoni yang terkena Pembacokan yang diduga terjadi di Kebon Karet miliknya di Desa Tanjung Harapan Kamis, 23/09/2021.

Diketahui Identitas Korban bernama  Ladoni  50 tahun, bekerja sebagai Petani dengan beralamatkan Dusun Tanjung miring Desa Tanjung Harapan Kec Hulu Sungkai Kab Lampung Utara. Mayat tersebut ditemukan oleh Istrinya sendiri yang bernama Suryani.

Atas laporan dari Warga setempat Babinsa dan Anggota Polsek bergegas mengecek Keapsahan terjadinya Pembacokan Korban  yang sudah tergeletak dikebun karet. istri Korban Ladoni yang Histeris melihat Kejadian ini.

Pada awalnya Korban dan istrinya berangkat dari pagi ke kebun untuk menyemprot Rumput yang ada di kebun karet Miliknya. sekira Pukul 12.00 Wib istrinya pulang ke rumah miliknya pada saat diperjalanan istri korban melihat orang pakai baju warna Ungu  yang belum diketahui siapa sebenarnya yang melintas kearah kebun Karet dan singkong milik Korban.

Sampai Pukul 14.00 Wib Korban a.n. Ladoni tersebut belum juga pulang Kerumahnya, sehingga istri Korban menyusul Korban ke Kebun Karet dan istri korbanpun sontak  Histeris  melihat suaminya sudah tergeletak dan tidak bernyawa lagi dengan luka Bacok di leher Korban.

Kejadian yang menimpa Keluarga Ladoni diduga Korban menegur pelaku Pembacokan yang tidak terima mengambil daun Singkong Miliknya Korban. Saat ini Korban sementara di bawa ke Poskesmas Negara Ratu akan di adakan otopsi. Untuk permasalahan ini sudah di tangani oleh Polsek Sungkai Utara.#red.