23 Oktober 2021

Canda Tawa Prajurit Lepas, Bersama Tukang Gali Sumur Bor.


[Lampung Utara, Tanjung Raja].

Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja berbenah melakukan Perbaikan dan Pengerasan Underlah Pembuatan Jalan Aspal dan Pembuatan Sumur Bor di Makoramil 412/Tanjung Raja Kab. Lampung Utara. Sabtu, 23/10/2021.

"Dikatakan oleh Kapten Inf Suroto" yang merupakan Komandan Koramil 412-10/TJR tersebut,. beliau membenarkan bahwasanya memang betul kami sekarang sedang berbenah untuk membangun Jalan Aspal dan Pembuatan Sumur Bor di Makoramil kami "Terang Danramil saat di konfirmasi Via WhatsApp"

"Beliau juga mengungkapkan" memang rencana ini sudah lama ingin di Fasilitasi. Kami sebagai Prajurit selalu berupaya memberikan yang terbaik. Baik di dalam satuan kami, Maupun diluar Satuan kami. hal inilah yang menjadikan dorongan Awal kami menggagas Bersama-sama dengan Unsur Aparatur Desa yang ada. sehingga kami mendapat Bantuan Prasarana dari Desa Sri Menanti Bapak Makmun."Ungkap Danramil".

Batuud Peltu Jon Hariadi Koramil 412-10/TJR yang sedang berada di Makoramil saat itu mengungkapkan. 'Iya' kami merasa sangat Senang dengan adanya bantuan dari Desa Sri Menanti, Kami bekerja secara bergotong royong dengan Warga.

"Ditambahkannya" Proses Pengaspalan Jalan pada Kontraktor Jalan. dari Awal sampai selesai Pemetaan. pada tahapan ini dilakukan pengukuran pada badan jalan agar bisa dikerjakan sesuai dengan yang telah diukur sebelumnya dilakukan Pembersihan, Pembentukan, Pemadatan, Pondasi, Hotmix, Perapian Permukaan, dan Finishing. "Ungkapnya"

Pada Bagian Sumur Bor juga dilakukan oleh tenaga Ahli Pembuatan Sumur Bor yang memang kesehariannya bekerja sebagai tukang Pembuatan Sumur Bor, bersama- sama dengan Prajurit saling bahu membahu bekerja bersama-sama.

Kemanunggalan TNI dengan Rakyat memang tidak bisa dipisahkan. Pupuk rasa kepedulian dengan Wargapun terjalin Akrab. tidak sebatas Itu saja, merekapun saling bercanda ria sejenak selepas bekerja. Untuk menghilangkan rasa Lelahpun terbayar lunas. sembari meneguk air Minum#(Frl).

200 Dosis tersalurkan Babinsa Lakukan Pendampingan Vaksinasi Massal.

 



[Kab. Tubaba, Gunung Agung].

Kegiatan Koramil 412-01/Tulang Bawang Tengah Praka Kodri Melaksanaan Pendampingan Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19 kepada masyarakat Kec. Gunung Agung bertempat di Balai Tiyuh Dwikora Jaya Bersama Puskesmas Dwikora Jaya Jum'at, 22/10/2021.


"Praka Kodri membenarkan" Sasaran Vaksin saat itu sebanyak 200 dosis Dengan Jumlah Vaksin yang harus disalurkan terdata 100 Vial, sedangkan jenis Vaksin yang akan di Suntikkan berjenis Sinovac disamping itu Pendistribusian Vaksin mengunakan V'care TNI dengan jumlah Sasaran mencapai target yang diinginkan (tercapai) sementara Kendala dikategorikan Nihil."terangnya".


Kegiatan Vaksinasi Massal Covid-19 ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan seperti Kepala Puskesmas Dwikorajaya Bapak Sriwidodo, M,Kep., Carik Tiyuh Dwikora Jaya Bapak Karim, Babinsa Praka Kodri, Bhabinkamtibmas Aipda Arya. Sedangkan Vaksinator yang tergabung dalam kegiatan tersebut dari Puskesmas Dwikorajaya Kec. Gunung Agung.


Praka Kodri Berharap dengan adanya Vaksinasi Massal Covid-19 ini. Masyarakat bisa merasakan manfaatnya Vaksin itu sendiri, ia juga mengapresiasi Masyarakat yang melaksanakan Vaksin. sehingga Percepatan Penanganan Pemulihan Dampak Pandemi Covid-19 ini dapat teratasi semaksimal mungkin."Pungkasnya".

22 Oktober 2021

Tema "Santri Siaga Jiwa Raga" Mewakili Dandim 0412/LU Serma Sidik Koramil 412-05/TBU hadiri Undangan Hari Santri.

 




[Kab. Tubaba, Daya Murni].

Dandim 0412/LU yang diwakili oleh Serma Sidik Koramil 412-05/Tulang Bawang Udik hadiri kegiatan Upacara memperingati hari Santri Nasional dengan tema "SANTRI SIAGA JIWA RAGA" bertempat dilapangan Kel. Dayamurni Kec.Tumijajar Kab. Tulang Bawang Barat. Jum'at, 22/10/2021.


Upacara tersebut yang hadiri Bupati Tubaba diwakili oleh Ast. III H. M.rasidi, S.E, M.H, Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.IK., M.M, Dandim 0412/LU diwakili oleh Serma Sidik, Kabag Kesra Pemkab Tuba Barat Nur Kholis Majid, SE.MM, Roissuryah PCNU KH. Mahrus Ali, Katua muhamadiyah Cabang Kabupaten Tubaba H.Setia, Kepala Kemenag Tubaba H. M. ISA, Ketua Baznas Tubaba Hi.Purwanto, Tamu undangan yang hadir -+ 20 Orang.


Rangkaian Kegiatan Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mengheningkan cipta, Pembacaan teks Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945, Pembacaan Ikrar Santri, Pembacaan Teks Pancasila, Amanat pembina upacara oleh Asisten 3 Pemkab. Tubaba.


Sesuai isi dari Amanat Santri diseluruh Tanah Air Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Oktober 2021, Marilah kita panjatkan Puji dan Syukur ke Hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua. Untuk peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga.


Saudara-saudara sekalian, 


Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan. 


Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk peringatan Hari Santri Tahun2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga. 


Maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia. 


Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan li'alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. 


Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia. Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia.


santri-santri Indonesia yang saya banggakan, 


Kita patut bersyukur karena dua tahun lalu menjelang peringatan Hari Santri 2019, kaum santri mendapatkan 'kado istimewa' berupa pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. 


Undang-Undang tentang Pesantren ini berfungsi sebagai rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat. 


Sedangkan Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, kalangan pesantren kembali mendapatkan 'kado indah' dari Presiden Joko Widodo berupa Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren. 


Oleh karena itu, melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.


Selaku Menteri Agama, saya patut menyampaikan terima kasih juga kepada seluruh elemen masyarakat dari Sabang sampai Merauke yang hari ini sedang bersuka cita merayakan Peringatan Hari Santri 2021.


Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk daritradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun Nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai 'tirakat' lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehan-hari. 


Hadirin yang dimuliakan Allah, 


Tema Santri Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting dan relevan di era pandemi Corona Virus Desease (COVID-19) seperti sekarang ini, di mana kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan 5M+1D (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan Doa). 


Hal ini juga perlu diperhatikan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya agar tetap menyiagakan jiwa serta raganya demi kepentingan bangsa Indonesia, terutama dalam rangka bersama-sama untuk bangkit dari dampak pandemi COVID-19. 


Kita patut mengapresiasi pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan atas dampak pandemi COVID-19. Hai ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi COVID19 di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya. 


Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan dan sikap kehati-hatian yang selama ini diajarkan oleh para pimpinan pesantren (kiai/nyai) kepada santri-santrinya. Tidak lupa pula bahwa keteladanan mereka Berkontribusi untuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin yang saat ini sedang diprogramkan oleh Pemerintah.


Kegiatan Upacara dilanjutkan Menyanyikan lagu Mars Syubbanul Wathan (Yaa Lal Wathan) atau Lagu Hari Santri dan Syukur. Pembacaan doa, Pengumuman- pengumuman, dilanjutkan acara tambahan Demontrasi Para Santri. 


Maksud dan Tujuan agar Santri di seluruh Indonesia harus selalu siap Siaga untuk menyerahkan Jiwa dan Raga, guna membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian Dunia. diketahui Kegiatan tersebut tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan dilanjutkan Antraksi dari Gabungan Santri#(Frl).

Danramil 412-09/Abung Selatan hadiri Hari Santri Ke 5 di Ponpes El-Qurro

 



[Lampung Utara, Abung Selatan].

Danramil 412-09/Abung Selatan Kapten Inf Sudarmaji mewakili Komandan Kodim 0412/LU menghadiri Kegiatan Hari Santri Nasional ke 5 Tahun 2021 di Pondok Pesantren EL-QURRO Desa Bandar Kagungan Raya Abung Selatan Kab Lampung Utara Yang dengan tema "SANTRI SIAGA JIWA RAGA". Jum'at, 22/10/2021.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Lampung Utara yang di wakili oleh Asisten 1 BPK MANKODRI.SH, MM, KAPOLRES L.U diwakili oleh Kasat BINMAS IPTU EDY JUARSYAHIDIN, KODIM 0412/LU diwakili KAPTEN Inf SUDARMAJI, Ka KIMAL diwakili oleh LETTU LAUT SUTARNO, Ketua NU Lampung Utara H. SONHAJI AZIS,Kyai Hi. KOMARUDIN Ponpes Wali Songo, Perwakilan seluruh Ponpes se Lampung Utara.

Kegiatan tersebut Menghimbau kepada Para Santri dan Santriwati peserta hari Santri Nasional ke 5 agar tidak berkerumun dan Jaga Jarak dimasa Pandemi Covid-19.

Pelaksanaan upacara hari santri Nasional ke ini bertujuan untuk Siap dan Siaga untuk membela Tanah Air, menjaga kesucian hati dan Akhlaq, berpegang teguh pada Akidah Nilai dan Ajaran Islam yang "Rahmatan Lil Aalamiin" #red.