Kotabumi- Rakor pembahasan tentang penyesuaian harga kenaikan BBM oleh pemerintah pusat dan pengalihan Subsidi BBM di ruangan Rekonfu Polres Lampung Utara Jln. Tjoekoel Soebroto Kel. Kelapa Tujuh Kec. Kotabumi Selatan Kab. Lampung Utara pada Kamis, 01/09/2022.
Pimpinan Rapat, Wakil Bupati Lampung Utara Ardian Saputra, SH., Dandim 0412/LU Letkol Inf Andi Sultan, Spd.,MH., Kapolres LU AKBP Kurniawan Ismail, S.H.,S.I.k.,M.I.k.
Penyampaian Kapolres Lampung Utara mengatakan, Pada hari ini kegiatan untuk Antisipasi penyesuaian harga BBM atas dampak yang terjadi nanti semoga dengan kanaikan BBM ini situasi BBM di Kab. Lampung Utara aman dan kondusif., Penyesuaian harga tentunya menjadi dampak kehidupan kita khususnya di Kab. Lampung Utara.
Alokasi Pertalian 93.5 T dimana untuk rumah tangga dan dunia usaha, untuk rumah tangga dinikmati oleh menengah keatas yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah khususnya Pertalite., Dampak dari perang dunia Rusia Ukraina menjadi dampak harga minyak mentah dunia diatas 26.1 US sehingga terjadi disparitas harga.
Kebijakan Subsidi pada tahun ini bertambah menjadi 628 T dari 505 T, Pada data subsidi 505 T ini setara dengan 3.333 rumah sakit, 3.501 jalan tol baru, 227.886 sekolah dasar dan 41.666 Puskesmas., Untuk kedepannya ada bantalan mitigasi penyesuaian harga BBM :
a) pemerintah telah menyiapkan sosial untuk melindungi daya beli dan peningkatan daya kemiskinan.
b) kedepannya pemerintah akan mengkaji program bantalan ke masyarakat menengah ke bawah.
c) kami mendukung bantalan ini sesuai rencana dan tepat sasaran."Terang Kapolres LU,".
Kemudian Penyampaian Kabag perekonomian Kab. Lampung Utara menuturkan, Akan mendorong semua program bantuan sosial di Kab. Lampung Utara seperti Bansos, BLT dan dana desa, khusus dana desa kita kelola di lingkungan masyarakat. Mengurangi program kehidupan masyarakat kita di bidang pertanian, Program pengendalian pendapatan di semua bidang seperti tani, perikanan dan perkebunan."jelasnya,".
Lanjutnya, Kita mencoba untuk menggunakan lahan pekarangan menjadi maksimal dan cepat panen. Ketika ada kelangkaan pangan Pemerintah daerah melakukan operasi pasar dengan belanja tidak terduga, tetapi menunggu petunjuk dari pemerintah negara. Bahwa Bapak Menteri minta pemerintah daerah dapat melaporkan harga Perdagangan melalui pemerintah daerah ke Mentri Dalam Negeri."tuturnya,".
Selanjutnya, Penyampaian Kadis perdagangan Kab. Lampung Utara, Terkait masalah penyaluran tidak tepat sasaran untuk yang bersubsidi khusus di Kab. Lampung Utara, kedepannya kami minta bantuan dengan Instasi terkait untuk membantu pengamanan dan penyaluran BBM bersubsidi., kami minta bantuan dan masukan dari semua instansi dalam isu kenaikan harga BBM bersubsidi.
Saat ini Kab. Lampung Utara ada 13 SPBU dan ada juga yang aktif serta ada juga yang tidak aktif karena kurangnya pasokan dari Pertamina., Untuk kedepan Kuota BBM bisa mencukupi dan kita bisa minta solusi tentang hal hal pengawasan serta penyaluran BBM bersubsidi di Kab. Lampung Utara."pungkasnya,".
Penyampaian Dandim 0412/LU mengatakan, Saya minta untuk kedepannya BBM bersubsidi bisa tersalur kepada yang berhak mendapatkannya. Kami akan turun ke lapangan bersama Polres dan pemerintah setempat untuk menjaga keamanan penyaluran BBM bersubsidi.
Untuk kedepan setiap SPBU jangan ada lagi yang melakukan pengecoran dan jangan sampai nanti ketangkap tangan., Ada oknum tertentu yang melakukan penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi."Tegas Dandim".
Penyampaian wakil bupati Lampung Utara, Kami dari pemerintah daerah terbuka lebih baik kita diskusikan secara bersama - sama untuk kemajuan masyarakat Kab. Lampung Utara. Untuk aplikasi My Pertamina Kab. Lampung Utara belum ada sosialisasi. Kuota BBM yang ada harus seimbang dengan kebutuhan di wilayah Kab. Lampung Utara.
Kita sosialisasikan secara bersama - sama penanggulangan dan bantuan tepat sasaran dan apakah berguna atau tidaknya di masyarakat luas khususnya Kab. Lampung Utara. Untuk adik adik mahasiswa harus saling membantu dan mengawasi BBM bersubsidi supaya tepat guna dan tepat sasaran."imbuhnya,".
TNI, Polri dan Intsansi terkait berkomitmen untuk bersama - sama mengawasi penyarulan BBM bersubsidi sehingga dapat tepat sasaran. Kodim 0412/LU dan Polres LU akan menindak tegas apabila ada oknum yang mengecor, menimbun dan menyalahgunaan BBM sesuai dengan Hukum Keadilan yang berlaku.
Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Lampung Utara Kompol Dwi.santoso.A., Kakimal diwakili kasibinkim Kapten laut Badra. B., Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara diwakili Kasi Intel I Kadek Dwi aritmaja, S.H., Kadis perdagangan Hendri, S.H., M.M., Kasat Intelkam Polres Lampung Utara Iptu. Suhaili., Kabag Perekonomian Anom Sabani.,Tokoh Agama Lampung Utara Akhmad Yusuf muslim, Ketua PDPM, Suheri ,S.H., Da'i Kamtibmas Lampung Utara, H. Akhmad Fauzi Ef., Ketua GMBI, Ansori., Perwakilan dari MMI, Anggi Perdana., Perwakilan dari HMI, Riza Yazirmaad., Pengurus dan perwakilan dari 13 SPBU di Kab. Lampung Utara, Awak media Lampung Utara.#red.