18 Maret 2020

PERSONEL KORAMIL 412-08/ABT LAKSANAKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN DI LINGKUNGAN KORAMIL ANTISIPASI CEGAH CORONA (COVID-19)




LAMPUNG UATARA, ABUNG TIMUR.
Personel 412-08/Abung Timur Melaksanakan. Kegiatan penyemprotan desinfektan dilingkungan kantor koramil guna mencegah penyebaran virus corona

Adapun penekanan yang disampaikan oleh  PLT Komandan Koramil 412-08/Abung Timur serta meneruskan surat edaran menkes RI tentang bahaya virus corona  dan cara penangananya :

a : jika merasa sakit tetap dirumah
b: isolasi diri sendiri
c : yang di lalakukan saat isolasi diri orang dlm pemantauan
d : memperketat dlm pementauan diri sendiri
e : tindakan pencegahan
f : bila perlu memakai masker setiap saat mau  kegiatan yang berhubungan dg pekerjaan

Dan anggota melanjutkan pembersihan dan  pengecetan pagar di sekitar koramil

KENALI DAN WASPADA !!!

Waspada Virus Corona (Covid-19) World Health Organization (WHO) menetapkan virus corona sebagai sebuah pandemi. Selain itu, ada sebutan lain yang kerap dihubungkan dengan COVID-19 ini seperti epidemi dan wabah. Lantas, apa itu pandemi, epidemi, dan wabah?

Istilah-istilah ini tentu tidak dipahami secara detail oleh publik. Untuk itu, GEDUNGTIGAPERS merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) akan memberikan pengertian dan perbedaan ketiga istilah itu.

1. Pandemi

Istilah pandemi menurut KBBI dimaknai sebagai wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

Dalam pengertian yang paling klasik, ketika sebuah epidemi menyebar ke beberapa negara atau wilayah dunia.

Wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi adalah penyakit yang menular dan memiliki garis infeksi berkelanjutan. Jadi, jika ada kasus terjadi di beberapa negara lainnya selain negara asal, tetap digolongkan sebagai pandemi.

2. Epidemi

Epidemi adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu.

Pengertian lain epidemi itu wabah yang menyebar di area geografis yang lebih luas. Sebut saja virus Corona yang awalnya menyebar di Wuhan, China, sehingga dapat diartikan bahwa wabah di Wuhan telah berkembang menjadi epidemi.

Sementara mengutip dari laman Verywell, kata epidemik berarti adanya peningkatan jumlah penyakit di atas normal yang tidak diharapkan. Epidemi adalah istilah secara luas digunakan untuk menggambarkan setiap permasalahan yang telah tumbuh di luar kendali.

Epidemi didefinisikan sebagai wabah dari suatu penyakit yang terjadi lebih luas, wilayah geografis yang sangat tinggi dan memengaruhi proporsi penduduk.

3. Wabah

Hampir sama dengan defisini epidemik. Kata wabah dalam KBBI berarti penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas (seperti penyakit lainnya misalnya wabah cacar, disentri, kolera).

Wabah adalah terjadinya suatu penyakit dalam masyarakat, di mana jumlah orang terjangkit lebih banyak daripada biasanya.

Penyakit dikatakan wabah ketika penyakit itu sudah lama tidak pernah menjangkiti masyarakat, datang penyakit baru yang sebelumnya tidak diketahui, dan penyakit tersebut adalah penyakit yang baru pertama kali menjangkiti masyarakat di daerah itu.

Sebelumnya, WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi pada Rabu, 11 Maret 2020.

"Ini pendemik pertama yang disebabkan oleh coronavirus," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Geneva, Swiss. 

COVID-19 bukanlah pandemi pertama tapi tahun 2009, WHO juga menetapkan kasus H1N1 "flu babi" sebagai pandemi.

Hal itu merujuk pada data perkembangan penyebaran di 114 negara hingga Rabu, 11 Maret 2020 telah merenggut 4.633 jiwa. Sementara jumlah penderita yang sembuh dari virus yang berasal dari Wuhan, China itu jauh lebih banyak yaitu sebanyak 68.286 jiwa.berbagai media #frl


PLT DANRAMIL 412-09/ABUNG SELATAN LETTU INF BASRUDDIN MEMIMPIN LANGSUNG TTG ISOLASI DIRI DALAM PENANGGANAN VIRUS CORONA (COVID-19) DI SEPUTARAN KORAMIL




LAMPUNG UTARA, ABUNG SELATAN.

             Pada hari Rabu Tgl 18 Maret  2020 pukul 08.00 wib koramil 0412-09/Abs dipimpin langsung PLT Komandan Koramil an.Lettu Inf Basrudin pengarahan tentang protokol Isolasi diri dalam penanganan CORONA virus disease (COVID-19) MENTERI KESEHATAN RI.

Adapun Penekanan yg disampaikan PLT Danramil sbb:

Menyampaikan surat edaran Menkes RI tentang bahaya virus Corona dan cara penangannya:

A. Jika sakit tetap dirumah
B. Isolasi diri sendiri
C. Yang dilakukan saat isolasi diri
D. Orang dalam pemantauan
E. Perketat Yang dilakukan saat pemantauan diri sendiri
F.  Tindakan Pencegahan
G.  Saat perlu memakai masker dan cara menggunakannya.

CARA MERACIK BAHAN UTK SEMPROT RUANGAN, HALAMAN, DLL ANTISIPASI VIRUS CORONA KLIK DISINI YOUTUBE KLIK DISINI !!! 

         Langkah pencegahan yang dilakukan Anggota koramil 09/ Abs dipimpin oleh PLT Danramil melaksanakan pembersihan pangkalan. dan selalu Waspada Virus Corona (Covid-19) World Health Organization (WHO) menetapkan virus corona sebagai sebuah pandemi. Selain itu, ada sebutan lain yang kerap dihubungkan dengan COVID-19 ini seperti epidemi dan wabah. Lantas, apa itu pandemi, epidemi, dan wabah?

Istilah-istilah ini tentu tidak dipahami secara detail oleh publik. Untuk itu, GEDUNGTIGAPERS merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) akan memberikan pengertian dan perbedaan ketiga istilah itu.

1. Pandemi

Istilah pandemi menurut KBBI dimaknai sebagai wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

Dalam pengertian yang paling klasik, ketika sebuah epidemi menyebar ke beberapa negara atau wilayah dunia.

Wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi adalah penyakit yang menular dan memiliki garis infeksi berkelanjutan. Jadi, jika ada kasus terjadi di beberapa negara lainnya selain negara asal, tetap digolongkan sebagai pandemi.

2. Epidemi

Epidemi adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu.

Pengertian lain epidemi itu wabah yang menyebar di area geografis yang lebih luas. Sebut saja virus Corona yang awalnya menyebar di Wuhan, China, sehingga dapat diartikan bahwa wabah di Wuhan telah berkembang menjadi epidemi.

Sementara mengutip dari laman Verywell, kata epidemik berarti adanya peningkatan jumlah penyakit di atas normal yang tidak diharapkan. Epidemi adalah istilah secara luas digunakan untuk menggambarkan setiap permasalahan yang telah tumbuh di luar kendali.

Epidemi didefinisikan sebagai wabah dari suatu penyakit yang terjadi lebih luas, wilayah geografis yang sangat tinggi dan memengaruhi proporsi penduduk.

3. Wabah

Hampir sama dengan defisini epidemik. Kata wabah dalam KBBI berarti penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas (seperti penyakit lainnya misalnya wabah cacar, disentri, kolera).

Wabah adalah terjadinya suatu penyakit dalam masyarakat, di mana jumlah orang terjangkit lebih banyak daripada biasanya.

Penyakit dikatakan wabah ketika penyakit itu sudah lama tidak pernah menjangkiti masyarakat, datang penyakit baru yang sebelumnya tidak diketahui, dan penyakit tersebut adalah penyakit yang baru pertama kali menjangkiti masyarakat di daerah itu.

Sebelumnya, WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi pada Rabu, 11 Maret 2020.

"Ini pendemik pertama yang disebabkan oleh coronavirus," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Geneva, Swiss. 

COVID-19 bukanlah pandemi pertama tapi tahun 2009, WHO juga menetapkan kasus H1N1 "flu babi" sebagai pandemi. #dok (frl)

17 Maret 2020

KORAMIL 412-04/KOTABUMI ADAKAN SOSIALISASI DAN LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN MELUASNYA VIRUS CORONA COVID-19




LAMPUNG UTARA, KOTABUMI.
KORAMIL 412-04/KOTABUMI ADAKAN SOSIALISASI DAN LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN MELUASNYA VIRUS CORONA COVID-19
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status infeksi virus corona (Covid-19) sebagai pandemi pada Rabu (11/3) waktu Jenewa. Pandemi berarti sebuah penyakit menjangkit ke lebih banyak orang di hampir seluruh dunia dalam waktu bersamaan.

Saat pandemi berlangsung, salah satu yang penting diperhatikan adalah kebersihan di tempat kerja. Sebab sebagian aktivitas keseharian dilakukan di lokasi kerja.

Kantor, menjadi salah satu tempat bersembunyinya virus dan bakteri. Mulai dari celah di meja, gagang pintu hingga buku-buku. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) bersama Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk menjaga kebersihan diri dan tempat kerja selama pandemi corona diantaranya adalah membersihkan lingkungan kerja, cuci tangan secara berkala baik menggunakan sabun dan air maupun hand sanitizer, merubah pola berjabat tangan serta membersihkan telepon genggam.

Untuk itu, Koramil 412-04/Kotabumi mengambil langkah internal dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19 maupun Demam Berdarah Deangue yang saat ini sudah mewabah ditengah-tengah masyarakat kita dengan melaksanakan pembersihan di dalam dan di luar kantor Koramil 412-04/Kotabumi serta lingkungan sekitarnya. 

Disamping itu, para Babinsa Koramil 412-04/Kotabumi juga secara gencar melakukan sosialisasi di wilayah binaannya masing-masing tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menghadapi mewawabahnya virus covid-19 di tengah-tengah masyarakat.    Mewakili Danramil, Batuud Koramil 412-04/Kotabumi Sertu Supriyadi mengatakan, para Babinsa tersebut  menghimbau masyarakat untuk tidak perlu panik namun tetap melakukan upaya-upaya agar tidak turut menjadi korban keganasan virus tersebut dengan  selalu melakukan hidup sehat yaitu selalu rutin berolahraga, istirahat yang cukup, rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik, menggunakan masker bila menderita flu dan juga sedapat mungkin menghindari kontak fisik dengan orang lain dan menjauhi keramaian jika tidak tidak hal yang mendesak untuk dilakukan. (17/03/2020)#frl

MEWAKILI DANDIM 0412/LU KASDIM MAYOR INF HENDRA CAHYO WIBOWO HIMBAU KPD ANGGOTA KODIM 0412/LU UTK SELALU WASPADA TERDADAP PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19).




LAMPUNG UTARA, KOTABUMI.
Mewakili Dandim 0412 Lampura, Kasdim Mayor Inf Hendra Cahyo Wibowo Himbau kepada Anggota Kodim Untuk selalu waspada terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19)


Lampung Utara — Antisipasi penyebaran Virus Carona (Covid-19) Kasdim 0412 Lampung Utara (Lampura) mengambil langkah-langkah dengan memberi himbauan kepada anggota jajaran Kodim 0412 Lampura, Selasa,17 Maret 2020.


Kasdim 0412 Lampung Utara Mayor Inf Hendra Cahyo Wibowo yang di dampingi oleh Bati Ops Pelda Dodi Hermanto beseta Kaposkesdim 0412 Serma Widodo memantau langsung kegiatan Penyemprotan cairan Desinfektan yang dilaksanakan di Makodim 0412 Lampura.


Dalam kesempatan tersebut Kasdim 0412 Lampung Utara menyampaikan kepada Anggota jajaran Kodim, Sebelum melaksanakan kegiatan sehari-hari atau pun sesudah melaksanakan kegiatan baik di luar ruangan atau pun di dalam ruangan terlebih dahulu Hendaknya di beri cairan Disinfektan dengan cara mencuci tangan untuk mengatisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan Kerja Khusus nya Makodim 0412 Lampura.


“Kami menghimbau Kepada anggota jajaran Kodim 0412 Lampura agar menyemprotkan cairan Disinfektan ke setiap ruangan kerja maupun diluar ruangan, termasuk di rumah Anggota, agar kita bisa terhidar dari Virus Carona (Covid-19)” ujar Kasdim 0412 Lampura Mayor Inf Hendra Cahyo Wibowo.


Sebelumnya pada hari senin Kasdim 0412 Lampura Mayor Inf Hendra Cahyo Wibowo bersama Forkopimda Lampung Utara, juga sudah melaksanakan kegiatan yang sama terkait pencegahan virus Covid 19, yang di laksanakan di Rumah Dinas Plt. Bupati Lampung Utara Budi Utomo.#Frl