19 Mei 2022

Sukseskan Pelaksanaan Garjas Periodik I TA. 2022 Kodim 0412/LU adakan Briefing Pelatih.

 


[Lampung Utara, Kotabumi].

Kodim 0412/Lampung Utara melaksanakan Briefing Pelatih/Penyelengara serta Penentuan Kegiatan Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik  I  2022, dengan ketentuan Penilaian Postur, Garjas A dan B serta  Ketangkasan Renang bertempat di Gedung Alamsyah RPN Kotabumi Kab. Lampung Utara. Kamis, 19/05/2022.


"Dijelaskan oleh Kapten Inf Gus Amirul Amin mengatakan" Saya selaku Ketua Pelaksana, akan menjelaskan, dan mari kita sama² memaksimalkan dan melaksanakan Kegiatan ini sampai dengan selesai. Saya akan membagikan kegiatan² dan Apa² yang harus kita Persiapkan.


Siapa berbuat apa harus tau betul tugasnya masing². secara garis besar Pembagian Tugas masing² Perorangan/Individu  Harus mengerti betul apa yang harus dipersiapkan dan dilaksanakan."Tegas Kapten Inf Gus Amirul Amin,".


"Lebih Lanjut Ketua Pelaksana menegaskan" agar kita lebih maksimal, agar para Pelatih, Penyelengara untuk memberikan Contoh Pelaksanaan yang baik dan benar sebelum giat dimulai, Pada pelaksanaan Postur Tubuh akan dilaksanakan di Lapangan Kodim 0412/LU pada Jum'at, 20/05/2022 sedangkan Garjas A dan B dilaksanakan di Lapangan Stadion Sukung Kotabumi pada hari Senin, 23/05/2022 sementara  Pelaksanaan Ketangkasan Renang dilakukan di Kolam Renang Sri Lestari Stadion Kelapa Tujuh  Kotabumi pada hari Selasa, 24/05/2022 yang telah ditentukan bersama."Jelas Ketua Pelaksana.".


Saya harap pembagian tugas siapa saja yang ikut bergabung pada Briefing Pelatih ini.   Diharapkan dapat dilaksanakan secara detail dan dimaksimalkan pentahapan² yang sesuai dengan ketentuan. jangan sampai terjadi hal² yang tidak kita inginkan terjadi agar masing² bertanggung jawab."tutur Kapten Inf Gus Amirul.".


'Ditempat yang sama' Pasipers Kodim 0412/LU juga membenarkan dan memberikan tambahan Penjelasan agar semua Personel yang terlibat dalam pelaksanaan Garjas Periodik I tahun 2022 ini. untuk dapat menepati Waktu yang sudah kita sepakati bersama. Menjaga Faktor Keamanan dan mari Kita lakukan dengan baik."Tegas Pgs. Pasipers Letda Chb Rudi Hartono".


"Masih ditempat yang sama" Kapten Inf Suroto Pasi Intel Kodim 0412/LU juga menambahkan, Untuk kelancaran dalam pelaksanaan Garjas Kali ini, mari tetap kita jaga Faktor Keamanan yang lebih Utama, Tim Pengamanan Pelaksanaan selalu siap. 


Walaupun kita sebagai Insan Teritorial, kita dituntut juga untuk mampu melaksanakan Periodik secara maksimal, baik sewaktu Penilaian Postur, Garjas A dan B maupun Renang Lakukan sebaik²nya, Kita akan Perkuat Pengamanan di dalam Stadion maupun diluar stadion begitu juga di Kolam renang yang sudah ditentukan."Ungkap Pasi Intel,".


Kita akan perkuat pengamanan yang akan  dibantu juga oleh Provost sampai dengan kegiatan Garjas Periodik I ini dinyatakan selesai "Terang Pasi Intel".


Di ruang yang sama, Batiops Kodim 0412/LU Peltu Dodi Hermanto mengatakan, Kita harus tunjukkan semangat kita, Kita akan tentukan titik kumpul ditengah lapangan, masing² harus tau tugas dan tanggung jawabnya yang sudah dibagi. Semuanya harus dipersiapkan segala sesuatu baik sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan oleh Penyelengara,"tandasnya,".#(Frl).

18 Mei 2022

PENULISAN GELAR AKADEMIK BAIK DAN BENAR

 


Berikut ini saya kutip Artikel tentang Penulisan Gelar Akademik, semoga bermanfaat.


Oleh: Dr. Warsiman, M.Pd.


Kendati hanya persoalan kecil, tetapi kebanyakan orang tidak memahami penulisan gelar yang benar. Penulisan gelar sejatinya tidaklah sesulit yang dibayangkan, tetapi juga tidak segampang yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang.


Berdasarkan aturan kebahasaan, penulisan gelar termasuk kategori pemahaman tentang singkatan. Singkatan adalah kependekkan yang berupa huruf atau gabungan huruf, baik dilafalkan huruf demi huruf maupun dilafalkan sesuai dengan bentuk lengkapnya.  Selain itu, dalam buku pedoman umum ejaan yang disempurnakan (EYD), penulisan gelar juga   secara intens disinggung, bahkan disertai beberapa contoh penulisan yang benar. Namun demikian, masyarakat masih saja banyak yang belum memahami dengan baik teknik penulisan gelar yang benar.


Sekarang, marilah kita analisis tentang penulisan gelar ini, agar kita tidak lagi menemui kesulitan di kemudian hari.


Jika dianalisis kata per kata, penulisan gelar dapat dinalar melalui teori singkatan. Sebagai misal, penulisan gelar sarjana pendidikan, yang ditulis benar, Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan ditulis di belakang nama penyandang gelar. Huruf  “S“ pada kata sarjana, ditulis dengan huruf besar dan diakhiri dengan tanda titik, merupakan satu kata. Kemudian, huruf  “P” ditulis dengan huruf besar, tetapi huruf  “D”  ditulis dengan huruf kecil dan diakhiri dengan tanda titik. Huruf  “D”  ditulis dengan huruf kecil karena posisinya sebagai bagian dari rangkaian satu kata dengan huruf “P” yang merupakan kepanjangan dari kata “pendidikan”. Demikian pula singkatan-singkatan gelar lain yang sejenis dengan contoh tersebut, juga akan mengalami proses kebahasaan yang sama.


Lain halnya dengan singkatan pada gelar yang tanpa menyertakan huruf peluncur sebagai bagian dari rangkaian satu kata. Sebagai misal, penulisan gelar sarjana hukum, sarjana ekonomi, dan sarjana pertanian. Jika disingkat, ketiga contoh gelar tersebut hanya terdiri dari huruf awal, dan tanpa menyertakan huruf peluncur yang merupakan bagian dari rangkaian kata, sehingga penulisannya pun terdiri atas huruf per huruf serta masing-masing ditandai dengan tanda baca titik. Dengan demikian, penulisan gelar sarjana hukum, ditulis di belakang nama penyandang gelar dengan singkatan: S.H., sarjana ekonomi ditulis S.E., dan sarjana  pertanian ditulis S.P.. Penulisan-penulisan gelar lain yang sejenis dengan contoh tersebut, dan yang hanya terdiri dari dua huruf atau lebih tanpa disertai dengan huruf peluncur sebagai bagian dari rangkaian kata, harus mengikuti pola penulisan tersebut.


Berikut ini contoh-contoh penulisan gelar yang benar.


Gelar Sarjana


S.Ag. (Sarjana Agama)


S.Pd. (Sarjana Pendidikan)


S.Si.  (Sarjana Sains)


S.Psi. (Sarjana Psikologi)


S.Hum. (Sarjana Humaniora)


S.Kom. (Sarjana Komputer)


S.Sn. (Sarjana Seni)


S.Pt. (Sarjana Peternakan)


S.Ked. (Sarjana Kedokteran)


S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)


S.Kes. (Sarjana Kesehatan)


S.Sos. (Sarjana Sosial)


S.Kar. (Sarjana Karawitan)


S.Fhil. (Sarjana Fhilsafat)


S.T. (Sarjana Teknik)


S.P. (Sarjana Pertanian)


S.S. (Sarjana Sastra)


S.H. (Sarjana Hukum)


S.E. (Sarjana Ekonomi)


S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)             


S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)


S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)


S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)


S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)


S.Fil.I. (Sarjana Filsafat Islam)


S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam), dsb.


Gelar Magister


M.Ag. (Magister Agama)


M.Pd. (Magister Pendidikan)


M.Si. (Magister Sains)


M.Psi. (Magister Psikologi)


M.Hum. (Magister Humaniora)


M.Kom. (Magister Komputer)


M.Sn. (Magister Seni)


M.T. (Magister Teknik)


M.H. (Magister Hukum)


M.M. (Magister Manajemen)


M.Kes. (Magister Kesehatan)


M.P. (Magister Pertanian)


M.Fhil. (Magister Fhilsafat)


M.E. (Magister Ekonomi)


M.H.I. (Magister Hukum Islam)


M.Fil.I. (Magister Filsafat Islam)


M.E.I. (Magister Ekonomi Islam)


M.Pd.I. (Magister Pendidikan Islam), dsb.


S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)


Gelar Sarjana Muda Luar Negeri


B.A. (Bechelor of Arts)


B.Sc. (Bechelor of Science)


B.Ag. (Bechelor of Agriculture)


B.E. (Bechelor of Education)


B.D. (Bechleor of Divinity)


B.Litt. (Bechelor of Literature)


B.M. (Bechelor of Medicine)


B.Arch. (Bechelor of Architrcture), dsb.


Gelar Master Luar Negeri


M.A. (Master of Arts)


M.Sc. (Master of Science)


M.Ed. (Master of Education)


M.Litt. (Master of Literature)


M.Lib. (Master of Library)


M.Arch. (Master of Architecture)


M.Mus. (Master of Music)


M.Nurs. (Master of Nursing)


M.Th. (Master of  Theology)


M.Eng. (Master of Engineering)


M.B.A. (Master of Business Administration)


M.F. (Master of Forestry)


M.F.A. (Master of Fine Arts)


M.R.E. (Master of Religious Ediucation)


M.S. (Mater of Science)


M.P.H. (Master of Public Health), dsb.


Gelar Doktor Dalam Negeri


Penulisan gelar doktor dalam negeri pun sering tidak dipahami dengan benar oleh kebanyakan orang, padahal jika kita mampu menganalisis, tidaklah sulit untuk dapat menemukan jawabannya.


Penulisan gelar doktor dalam negeri sama dengan penulisan gelar-gelar yang lain. Karena huruf  “D” dan “R” merupakan rangkaian satu kata, maka penulisan gelar doktor yang benar adalah: Dr. (Doktor), dan ditulis di depan nama penyandang gelar. Huruf  “D” ditulis dengan huruf besar, dan huruf “R” ditulis dengan huruf kecil, dan diakhiri dengan tanda titik pula.


Selain itu, di Indonesia juga memberlakukan sebutan profesional untuk program diploma. Aturan main penulisan sebutan profesional dalam negeri untuk program diploma ditulis di belakang nama penyandang sebutan profesional tersebut. Perhatikan beberapa sebutan profesional program diploma dalam negeri sebagai berikut.


Program diploma satu (D1) sebutan profesional ahli pratama, disingkat (A.P.);


Program diploma dua (D2) sebutan profesional ahli muda, disingkat (A.Ma.);


Program diploma tiga (D3) sebutan profesional ahli madya, disingkat (A.Md.); dan


Program diploma empat (D4) sebutan profesional ahli, disingkat (A.).


Akhir-akhir ini sebutan profesional untuk program diploma, sebagaimana yang tertera itu, cenderung diikuti oleh ilmu keahlian yang dimiliki. Sebagai misal, sebutan profesional untuk ahli muda kependidikan disingkat A.Ma.Pd., ahli madya keperawatan disingkat A.Md.Per., ahli madya kesehatan disingkat A.Md.Kes., ahli madya kebidanan disingkat A.Md.Bid., dan ahli madya pariwisata disingkat A.Md.Par.


Selanjutnya, banyak orang bertanya-tanya tentang beberapa gelar doktor luar negeri yang tidak mereka pahami maksudnya, juga tidak mereka ketahui cara penulisannya, sehingga banyak diantara mereka hanya dapat memperkirakan maksud, dan demikian pula cara penulisannya. Karena berdasarkan perkiraan belaka, maka banyak diantara mereka salah menebak maksud serta cara penulisannya.


Penulisan gelar doktor, master, dan sarjana muda dari luar negeri, ditulis di belakang nama penyandang gelar. Sebagaimana penulisan gelar-gelar dalam negeri, penulisan gelar dari luar negeri pun sama. Untuk dapat memahami penulisan yang benar, kita perlu menganalisis kata per kata sebagaimana cara menganalisis kata per kata pada penulisan gelar dalam negeri. Sebagai misal, gelar doctor of philosophy, yang ditulis benar [Ph.D.]. Huruf “P” ditulis dengan huruf besar, tetapi huruf “H” ditulis dengan huruf kecil, dan diakhiri dengan tanda titik. Huruf “H” ditulis dengan huruf kecil karena posisinya sebagai bagian dari rangkaian satu kata dengan huruf “P” yang merupakan kepanjangan dari kata philosophy, sedangkan huruf “D” ditulis dengan huruf besar sebagai singkatan dari kata doctor, dan diakhiri dengan tanda titik.


Perhatikan beberapa gelar doktor luar negeri yang sering kita jumpai di Indonesia, dan contoh penulisannya:


Ph.D. (Doctor of Philosophy);                       =>               Sigit Sugito, Ph.D.


Ed.D. (Doctor of Education);                        =>               Sigit Sugito, Ed.D.


Sc.D. (Doctor of Science);                             =>               Sigit Sugito, Sc.D.


Th.D. (Doctor of Theology);                          =>               Sigit Sugito, Th.D.


Pharm.D. (Doctor of Pharmacy);                  =>                Sigit Sugito, Pharm.D.


D.P.H. (Doctor of Public Health);                 =>               Sigit Sugito, D.P.H.


D.L.S. (Doctor of Library Science);              =>                Sigit Sugito, D.L.S.


D.M.D. (Doctor of Dental Medicince);         =>                Sigit Sugito, D.M.D.


J.S.D. (Doctor of Science of Jurisprudence). => Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Sigit Sugito, J.S.D., dsb.


Tambahan lagi, penulisan gelar ganda yang kedua gelar tersebut berada di belakang nama penyandang gelar, juga perlu memperhatikan teknik penulisan yang benar. Bahwasanya, selama ini kita sering menjumpai bahkan mungkin, menjadi pelaku sendiri penulisan gelar ganda yang tidak memperhatikan tata cara penulisan yang benar.


Tenik penulisan gelar ganda yang kedua-duanya berada di belakang nama penyandang gelar, banyak terkait dengan penggunaan tanda baca koma (,). Penulisan yang benar adalah setelah nama (penyandang gelar), dibubuhkan tanda koma (,) kemudian diikuti gelar yang pertama, ditulis dengan teknik penulisan yang benar, lalu dibubuhkan tanda koma untuk penulisan gelar yang kedua, dan seterusnya (jika ada gelar-gelar yang lain). Perhatikan beberapa contoh penulisan gelar ganda di bawah ini:


Endra Lesmana, S.Ag., S.H.


Endra Lesmana, S.Pd., S.S.


Endra Lesmana, S.Hum., S.Pd.I.


Jika penyandang gelar memiliki gelar lebih dari dua gelar, dan semuanya berada di belakang nama penyandang gelar, teknik penulisannya pun sama. Perhatikan pula beberapa contoh penulisan gelar yang lebih dari dua gelar di belakang nama penyandang gelar.


Imam Prasodjo, S.S., M.Hum., M.Pd.


Imam Prasodjo, S.Pd., S.S., M.Ed.


Imam Prasodjo, S.Ag., M.E.I., Ph.D.


Penulisan gelar dengan mengikuti nama penyandang gelar yang ditulis dengan huruf balok (kapital), gelar tetap ditulis sesuai dengan penulisan gelar yang benar. Jika gelar tersebut terdapat huruf peluncur sebagai bagian dari rangkaian satu kata, sebagai misal, gelar S.Ag., S.Pd., S.Pt., huruf g, d, dan t yang posisinya sebagai huruf peluncur dari rangkaian satu kata, tidak ditulis dengan huruf besar. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini:


Ditulis Benar                          Ditulis Salah                       Juga Ditulis Salah


Hadi Mulya, S.Pd.                   HADI MULYA, S.PD.        HADI MULYA, S.Pd.


Hadi Mulya, S.Ag.                   HADI MULYA, S.AG.       HADI MULYA, S.Ag.


Hadi Mulya, S.Pt.                    HADI MULYA, S.PT.        HADI MULYA, S.Pt.


Di dalam aturan kebahasaan, nama orang tidak dibenarkan ditulis dengan huruf balok (kapital), kecuali untuk kepentingan tertentu. Jika ditulis, huruf balok (kapital) hanya dibenarkan ditulis pada awal kata nama orang. Karena itu, penulisan gelar dengan mengikuti nama penyandang gelar yang sama-sama ditulis menggunakan huruf balok, tidak hanya salah, tetapi sudah salah kaprah. -Sumber Kemenhan RI- https://www.kemhan.go.id/badiklat/2012/03/06/penulisan-gelar-akademik.html #(Frl).

Bantuan Langsung Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BLTPKLW) - Minyak Goreng oleh Kodim 0412/LU untuk Warga Penerima Manfaat.

 


Tulang Bawang Tengah- Pabung Kab. Tubaba Mayor Inf A. Sunarya, S.Sos. Kodim 0412/LU berikan Penyerahan Program Bantuan Langsung Tunai kepada penerima manfaat minyak goreng, bertempat di Aula Koramil 412-01/Tulang Bawang Tengah dan Koramil 412-05/Tulang Bawang Udik Kodim 0412/LU Tiyuh (Desa) Tirta Makmur Kec. Tulang Bawang Tengah Kab. Tulang Bawang Barat pada Rabu, 18/05/2022.


Sambutan Dandim 0412/LU yang diwakili oleh Pabung Mayor Inf A. Sunarya, S.Sos. mengatakan, Puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kita semua bisa hadir disini dalam rangka mengikuti kegiatan Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng yang diberikan dari Pemerintah melalui TNI- AD (Kodim 0412/LU) untuk Pengguna Manfaat Pedagang Kaki Lima dan Warung.


Adapun Batuan Langsung Tunai Minyak Goreng tersebut diberikan kepada masyarakat pengguna manfaat yaitu kepada Pedagang Kaki Lima dan Warung yang ada di Wilayah Kab. Tulang Bawang Barat, dan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng yang akhir-akhir ini sulit didapat dan juga dapat membantu para pedagang untuk menambah modal usahanya agar bisa berkembang dan meningkatkan penghasilannya."Jelas Pabung,".


Lanjut Pabung, Kegiatan pembagian Batuan Langsung Tunai Minyak Goreng di Kab. Tulang Bawang Barat dengan rincian pembagian sasaran 3000 orang yaitu Koramil 412-01/TBT sebanyak 2012 Orang, Koramil 412-05/TBU sebanyak 988 Orang, Hari pertama di Kec. Tulang Bawang Tengah, Kec. Tumijajar Dan Kec. Tulang Bawang Udik bertempat di Koramil 412-01/TBT berjumlah 300 orang.


Kemudian Hari ke dua di Kec. Tulang Bawang Tengah, Kec. Tumijajar Dan Kec. Tulang Bawang Udik bertempat di Koramil 412-01/TBT berjumlah sebanyak 225 orang, dan Hari ke tiga di Kec. Gunung Agung berjumlah 255 orang dilanjutkan Hari ke Empat Kec. Way Kenanga berjumlah 391 orang, Hari ke lima Kec. Batu Putih berjumlah 205 orang, Hari ke Enam Kec. Lambu Kibang dan Kec. Gunung Terang berjumlah 460 orang, Hari Ke Tujuh Kec. Pagar Dewa berjumlah 176 orang.


Total dari keseluruhan jumlah penerima BTPKLW di wilayah Kab. Tulang Bawang Barat sebanyak 3000 orang dengan masing masing perorang memperoleh bantuan senilai Rp. 300.000. Penyerahan BLTPKLW Tahun 2022 dari Kodim 0412/LU kepada warga penerima manfaat dilanjutkan Penandatanganan saksi penyerahan BLTPKLW Tahun 2022,"Jelas Pabung,".


Adapun kegiatan penyerahan Bantuan Langsung Tunai kepada pengguna manfaat yaitu kepada Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) tersebut adalah bantuan dari pemerintah melalaui TNI-AD Kodim 0412/LU yang diprioritaskan untuk membantu para pedagang dalam menambah modal usahanya. Kegiatan dilaksanakan dimulai tgl 18 s/d 24 Mei 2022.


Hadir dalam kegiatan Bupati Tulang Bawang Barat diwakili oleh Kadis Sosial Pemkab Tulang Bawang Barat Ir. Somat, SP. MM., Dandim 0412/LU diwakili oleh Pabung Mayor Inf A. Sunarya, S.Sos., Kapolres Tulang Bawang Barat diwakili oleh Kasat Intelkam Iptu Despian Riandi, SH., Kajari Tulang Bawang Azi Tyawhardana, SH.MH., Pasi Teritorial Kodim 0412/LU Kapten Inf Gus Amirul Amin., Danramil 412-01/TBT Kapten Inf Jauhari, Danramil 412-05/TBU Kapten Inf M. Latif, Para Anggota Koramil 412-01/TBT dan Koramil 412-05/TBU, Para Penerima BTPKLW Kab. Tulang Bawang Barat. Kegiatan tersebut tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku dimasa Pandemi Covid-19.#(Frl).

17 Mei 2022

Dandim 0412/LU Bacakan Amanat KSAD pada Upacara Bulanan 2022.

 


Kotabumi- Dandim 0412/LU Letkol Inf Andi Sultan, S.Pd,,M.H, sebagai Irup Upacara Bendera Bulanan pada pukul 07.00 Wib bertempat di Lapangan Upacara Bendera Kodim 0412/Lampung Utara Jl. Alamsyah RPN Kel. Kelapa Tujuh Kec. Kotabumi Selatan Kab. Lampung Utara Selasa, 17/05/2022.


Pada kesempatan tersebut, Dandim 0412/LU membacakan Amanat KSAD (Kepala Staf Angakatan Darat) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. dihadapan para peserta Upacara.


Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah senantiasa kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha ' Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat terus menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 


Saat ini kita masih dalam suasana Idul Fitri, untuk itu saya selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H, mohon maaf lahir dan batin bagi segenap prajurit dan PNS TNI AD yang beragama Islam, dan juga Selamat Hari Raya Waisak 2022 kepada yang merayakan. 


Pada kesempatan upacara ini, saya juga mengucapkan terima kasih yang tulus serta penghargaan yang setinggi-tinginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat. karena berbagai tugas yang diamanatkan oleh negara, telah dapat kita laksanakan dengan baik. 


Banyak prestasi yang telah diperbuat oleh para prajurit kita. Baru-baru ini saya telah memberikan penghargaan kepada para prajurit yang telah melumpuhkan salah satu anggota KKB yang telah membunuh prajurit dan istrinya, sehingga kedua anaknya menjadi yatim piatu, penghargaan juga saya berikan kepada kedua prajurit yang berhasil menggagalkan pembegalan yang dilakukan oleh sembilan orang. 


Para peserta upacara yang saya banggakan, 

Bulan Mei ini adalah bulan yang bersejarah, karena pada tanggal 20 Mei kita juga memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang menjadi pengingat akan tumbuhnya semangat bangsa Indonesia.


Menjadi titik awal dari semakin bangkitnya rasa nasionalisme dan cinta akan Indonesia. Jadikan momen ini, sebagai penambah semangat kita dalam menjalankan berbagai tugas yang diamanahkan oleh negara.


Diantaranya dalam melakukan pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana alam, termasuk penanganan pandemi Covid-19, dan tugas-tugas perbantuan lainnya.


Pencapaian keberhasilan tugas yang telah kita raih, harus dapat kita pertahankan dan tingkatkan, karena ke depan, berbagai agenda yang bersifat nasional maupun internasional juga menuntut kesiapan TNI AD.


Untuk menyambut tugas mulia tersebut, maka terus pelihara kesiapan operasional serta optimalkan program-program peningkatan profesionalisme prajurit TNI AD.


Rasa bangga dan hormat saya untuk setiap prajurit yang berhasil melaksanakan tugasnya dan membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya. 


Meski banyak prestasi yang berhasil ditorehkan TNI AD, namun demikian masih terdapat berbagai kekurangan yang harus segera diperbaiki. Salah satunya adalah masih adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh oknum personel TNI AD. Hal ini harus menjadi koreksi kita bersama, agar tidak terjadi kembali di masa mendatang. 


Para peserta upacara yang saya banggakan, 

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya akan sampaikan beberapa penekanan sebagai pedoman bagi kita semua. 


Terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, Implementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dimanapun bertugas dan berada. 


TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi, Terus lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat, agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD, Mantapkan soliditas dan sinergitas internal TNI dengan komponen bangsa lainnya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. 


Demikian amanat saya. Selamat menjalankan tugas, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita dalam melanjutkan pengabdian kepada TNI Angkatan Darat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai.#(pendim12)